Eudeka
Konsultan Implementasi Gen AI — Perguruan Tinggi

Mitra strategi adopsi AI bagi perguruan tinggi.

Eudeka.id mendampingi kampus membangun kesiapan kelembagaan, tata kelola, dan literasi AI yang etis, aman, serta berkelanjutan — secara bertahap.

Selaras dengan SE Menkominfo No. 9/2023 UU Perlindungan Data Pribadi Google Reference Institution
Saat yang Menentukan

Kampus sudah memakai Gen AI — tata kelolanya belum menyusul.

Tanpa tata kelola yang memadai, penggunaan AI berisiko menghasilkan lulusan yang kurang siap, melanggar peraturan, dan memboroskan anggaran.

86%

perguruan tinggi di dunia telah menggunakan Gen AI dalam kegiatan operasionalnya

46/38%

dosen dan pimpinan kampus belum mengetahui adanya pedoman resmi penggunaan AI di institusinya

50%

proyek Gen AI di kampus dihentikan setelah uji coba karena pengelolaan anggaran yang lemah

13jam

waktu kerja dosen per minggu dapat dihemat dengan menyerahkan tugas administratif kepada AI

Latar Belakang

Empat risiko utama jika penyesuaian ditunda

01

Pedagogi dan Kurikulum

80% pemberi kerja menilai kampus lambat menyesuaikan diri, dan 37% mahasiswa meragukan kesesuaian program studinya dengan dunia kerja.

02

Tata Kelola dan Kebijakan

Tanpa pedoman resmi, kampus berisiko melanggar SE Menkominfo No. 9 Tahun 2023 yang mewajibkan pengawasan manusia dalam penggunaan AI.

03

Manajemen Risiko dan Etika

Pengadaan teknologi yang tidak terkoordinasi membuat biaya sulit dikendalikan dan membuka risiko kebocoran data pribadi mahasiswa.

04

Dampak dan Pengukuran

Tanpa tata kelola yang baik, penggunaan AI justru dapat menurunkan produktivitas kerja yang sesungguhnya.

Tantangan Implementasi

Enam hambatan utama di perguruan tinggi

Infrastruktur dan Data

Data terpisah antarfakultas dan sistem lama menghambat integrasi. Literasi digital nasional baru 62% dari target 80%.

SDM dan Budaya

45% dosen belum pernah mengikuti pelatihan AI resmi, sehingga banyak pengajar kurang percaya diri memakai teknologi digital.

Privasi Data

22% institusi di Indonesia belum memiliki kebijakan perlindungan data pribadi yang memadai.

Bias Algoritma

Cara penggunaan Gen AI dan pemilihan alat yang tidak tepat menyebabkan bias informasi.

Tata Kelola Anggaran

Biaya langganan dan lisensi AI mudah membengkak tanpa pengelolaan keuangan teknologi yang ketat.

Pedagogi dan Integritas

Kemampuan berpikir mahasiswa berisiko menurun dan alat pendeteksi plagiarisme berbasis AI belum sepenuhnya adil.

Tujuan Program

Lima sasaran yang kami dampingi

  1. 1Membangun kesiapan kelembagaan secara terencana dan terukur
  2. 2Menyusun tata kelola AI yang terbuka, etis, dan sesuai peraturan
  3. 3Meningkatkan pemahaman AI bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan pimpinan
  4. 4Mendampingi adopsi, adaptasi, dan penerapan teknologi AI secara bertahap dan aman
  5. 5Mengurangi risiko kegagalan melalui pendekatan berbasis bukti
Manfaat bagi Kampus

Hasil yang diperoleh mitra

Efisiensi operasional
Menghemat waktu kerja dosen
13 jam/minggu
Retensi mahasiswa
Berdasarkan studi kasus internasional
+3–5%
Kepatuhan regulasi
Sesuai SE Menkominfo No. 9/2023 dan UU PDP
Daya saing lulusan
Sesuai kebutuhan kompetensi AI di dunia kerja
Reputasi institusi
Kampus yang adaptif dan dikelola dengan baik
Ruang Lingkup

Lima layanan pendampingan

Dari asesmen kesiapan hingga pemantauan berkelanjutan — setiap tahap dijalankan hanya bila fondasinya benar-benar siap.

01

Asesmen Kesiapan Institusi

Audit kematangan digital, penetapan kebijakan adopsi AI, dan evaluasi kesiapan SDM.

FASE 1
02

Pelatihan Literasi AI

Pelatihan bersertifikat global berdasarkan kerangka kompetensi.

FASE 2
03

Penyelarasan Kurikulum Berbasis AI

Adopsi, adaptasi, dan asesmen AI dalam kurikulum yang sudah berjalan.

FASE 2
04

Implementasi Teknis Bertahap

Pendampingan penerapan teknologi AI secara bertahap, dimulai dari proses yang paling dibutuhkan.

FASE 2–3
05

Audit dan Pemantauan Berkelanjutan

Pemeriksaan berkala tujuh tahap dan indikator kepatuhan.

FASE 3+
Linimasa

Tiga fase implementasi dalam 12 bulan

Fase 1 · Bulan 1–2

Asesmen dan Kebijakan

Pembentukan komite tata kelola, pemeriksaan kematangan digital, dan penyusunan rancangan kebijakan awal.

Hasil
Analisis Kesenjangan dan Draf Kebijakan
Fase 2 · Bulan 3–4

Uji Coba Terkendali dan Implementasi

Proyek percontohan di 1–2 program studi/fakultas, penyediaan aplikasi dan perangkat teknologi AI. Pelatihan bersertifikat, otomasi pekerjaan administratif, dan penyelarasan kurikulum.

Hasil
Penyediaan perkakas Gen AI, pelatihan bersertifikasi global, penyelarasan kurikulum berbasis AI, evaluasi, dan finalisasi kebijakan.
Fase 3 · Bulan 10–12

Perluasan Program dan Monev

Perluasan program yang telah diujicobakan di fase 2 ke lebih banyak program studi/fakultas, evaluasi manfaat dan hasil investasi.

Hasil
Investasi Google Workspace Edu Plus dan laboratorium AI, penyelarasan kurikulum di lebih banyak program studi/fakultas.
Fase 4
Pendampingan menuju predikat Google Reference Institution.

Prinsip utama: tidak melompat ke tahap lanjutan sebelum tata kelola dan kemampuan SDM benar-benar siap.

Manajemen Risiko

Risiko utama dan strategi mitigasi

Pembengkakan biaya teknologi

Pemantauan penggunaan anggaran, kontrak dengan biaya pasti, dan evaluasi kelayakan pada setiap tahap.

Bias algoritma dan diskriminasi

Pemeriksaan keadilan model secara berkala dan perbaikan bias sejak proses pengembangan.

Keengganan dosen dan tenaga kependidikan

Pelatihan berbasis komunitas dan pendampingan oleh rekan sejawat.

Pelanggaran privasi dan hukum

Perjanjian perlindungan data yang ketat, sesuai UU PDP dan SE Menkominfo No. 9 Tahun 2023.

Kegagalan karena melompati tahapan

Penerapan bertahap yang konsisten tanpa melewati tahap fondasi.

Investasi

Skema investasi indikatif

Besaran investasi disesuaikan dengan hasil penilaian awal, ukuran institusi, dan cakupan layanan yang dipilih pimpinan kampus.

Fase 1

Asesmen dan Kebijakan

Pembentukan komite tata kelola, pemeriksaan kematangan digital, dan penyusunan rancangan kebijakan awal.

Biaya tetapDiajukan di penawaran terpisah
Paket Unggulan
Fase 2

Uji Coba dan Implementasi

Penyelarasan kurikulum, pelatihan bersertifikat, dan pendampingan proyek percontohan.

Biaya per proyek/produkDiajukan di penawaran terpisah
Fase 3+

Perluasan Program dan Monev

Perluasan program, evaluasi manfaat, dan hasil investasi.

Biaya per proyek/produkDiajukan di penawaran terpisah

Pengelolaan anggaran yang disiplin: sekurang-kurangnya 20% dari total anggaran dialokasikan untuk peningkatan kemampuan SDM, bukan hanya untuk pembelian teknologi.

Jalur Google Reference Institution

Pendampingan menuju predikat institusi rujukan Google, termasuk Google Workspace for Education Plus.

Sertifikasi Global

Pelatihan literasi AI bersertifikat berdasarkan kerangka kompetensi yang diakui secara internasional.

Pendekatan Berbasis Bukti

Tidak melompat ke tahap lanjutan sebelum tata kelola dan kemampuan SDM benar-benar siap.

Kredensial Resmi

Google for Education Partner

Diakui sebagai Professional Development Partner untuk pelatihan dan sertifikasi berbasis kerangka kompetensi global.

Google for Education Professional Development Partner Google for Education Partner
"Eudeka.id mendampingi kampus secara bertahap dan berbasis bukti agar penerapan AI berjalan aman, etis, dan memberikan manfaat nyata."
Tim Eudeka.id — Bandung, Wilayah Jawa Barat
Dipercaya perguruan tinggi mitra
Universitas Teknologi Bandung
Universitas Teknologi Bandung
Universitas Widyatama
Universitas Widyatama
Universitas Sindang Kasih Majalengka
Universitas Sindang Kasih Majalengka
Universitas Siber Asia
Universitas Siber Asia
Universitas Pendidikan Indonesia
Universitas Pendidikan Indonesia
LP3I
LP3I
Mari Berdiskusi

Wujudkan kampus yang siap menghadapi era kecerdasan buatan.

Kami mengundang Bapak/Ibu pimpinan universitas dan fakultas untuk merumuskan bentuk kerja sama yang paling sesuai dengan kebutuhan dan prioritas institusi.